Ujung Genteng, The Best Trip I've Ever Had!!
Ujung Genteng di Jawa Barat, punya banyak penggemar selain pantainya yang masih bersih tujuan wisata sekelilingnya pun menarik.
Waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 10.30 ketika bus jurusan Bandung-Sukabumi berangkat dari terminal. Kita berlima; gue, nindy, imam, amoy dan ray duduk dipaling belakang. Sepanjang perjalanan banyak sekali orang naik dan turun, dan kaki kita pun terhimpit oleh barang-barang bawaan penumpang yang berjibun.
Pukul 14.00 kita pun sampai di Terminal Degung, Sukabumi. Dari Sukabumi, kita masih harus melanjutkan perjalanan ke Surade, sekitar 108km dari sukabumi. Untuk mencapai ke Surade, kita harus ke Terminal Lembur Situ.
Ada kejadian lucu di Terminal Lembur Situ. Begitu kita keluar dari angkot, sekitar 7-10 orang menyerbu kita sambil berteriak. "bis.. biss.." atau "ELEP.. ELEP.. naik ELEP aja.". tangan kita ditarik-tarik, didorong, dorong, berasa artis lah pokoknya. Dan setelah berembuk, kita memutuskan untuk naik bis MGI ke Surade dan ternyata 'ELEP' yang dimaksud calo-calo tadi adalah 'ELF' yang dilafalkan dalam bahasa sunda.
Perjalanan ke Surade sungguh luar biasa, tikungan-tikungan curam kanan kiri jurang membentang. gue ngga menyangka perjalanan akan sejauh itu. kita sempat ngobrol dengan penumpang yang duduk disebelah gue. Lumayan lah dapat beberapa info tambahan tentang penginapan.
Akhirnya sampai di Surade pukul 17.45, Surade, seperti yang gue bayangkan hanyalah kota yang kecil, dan letaknya sangat terpencil. Surade-Ujung Genteng tinggal 22km lagi, tapi angkot menuju Ujung Genteng hanya sampai pukul 16.00 saja. Kita ditawari untuk naik ojek tapi kita langsung menolak abis harganya mahaaal. Kita beristirahat di mesjid dan memutuskan untuk menginap disana. Tapi, alih-alih memberikan izin untuk menginap, si bapak penjaga mesjid malah menawarkan rumahnya untuk kita menginap. Alhamdulillah, senang rasanya masih ada orang baik di dunia ini. hehehehe.
Malamnya kita makan nasi padang, lalu berjalan kaki menuju apotik karena Bang Bram temen gue yang sudah pernah ke Ujung Genteng mewanti-wanti agar kita meminum pil kina anti malaria sebelum ke Pantai, karena banyak nyamuk Malaria disana. Surade pukul 7 malam sama dengan Bandung pukul 2 pagi! sunyi sekali.

Pukul 6 pagi kita memutuskan untuk ke Curug Luhur di Cikaso. Kata pemilik rumah yang kita tempati Curug Luhur lumayan dekat, 12 km dan katanya bisa dicapai dengan berjalan kaki mengingat tidak ada angkot dan ojeklah alternatif lain. Kita pun memutuskan untuk berjalan kaki. Sepanjang jalan kita melewati jalan di perkampungan yang becek, sawah-sawah, sampai akhirnya menyusuri Jalan Raya, setiap orang yang kita temui pasti mengatakan "wah, curug luhur, masih jauuuhhhhhh", seakan-akan setiap huruf H yang diucapkannya berarti 2 km perjalanan. dan akhirnya setelah 3 Jam berjalan, sekitar 8 - 10 km kita menemukan papan bertulis "Curug LUhur Cikaso" tapi ternyata perjalanan belum usai. Setelah membayar retribusi kita diharuskan memilih naik perahu atau berjalan untuk menuju curug tersebut. kita memutuskan untuk jalan kaki saja.

Trek yang kita tempuh kali ini sangat menantang karena melewati pematang sawah yang licin. gue sampai tercebur ke dalam sawah. begitu sampai ditujuan, lelah yang terasa selama 3 jam perjalanan terbayar dengan melihat air terjun yang luar biasa indah itu. Air sangat deras sehingga tubuh kita basah kuyup. Kita pun melepas lelah sembari bermain air.
Pulang ke Surade kita menumpang mobil pick-up. Wah senang sekali rasanya mendapat tumpangan setelah menunggu sejam. Baru kali ini gue merasa amat senang kalo melihat ada mobil yang melintas.
Seusai sholat jum'at, kita berpamitan untuk melanjutkan perjalanan ke Ujung Genteng. Kita memutuskan untuk langsung menuju pantai pangumbahan dan langsung menginap disana supaya bisa melihat penyu bertelur dimalam hari. Pangumbahan berjarak sekitar 4 km dari Ujung Genteng dan katanya hanya bisa ditempuh dengan Ojek atau berjalan kaki. Beruntung angkot yang kita tumpangi mau mengantarkan kita langsung ke Pangumbahan. Jalan Surade-Ujung Genteng amat mulus, tidak sampai satu jam kita sudah sampai di Ujung Genteng. Tapi Ujung Genteng - Pangumbahan seperti trek Off road. Gue salut dengan supir angkot itu. berkali kali mobil masuk ke kubangan lumpur. Diiringi lagu Rhoma IRama dari tape angkot, kita pun sampai ke Pangumbahan dengan selamat.
Pantai pangumbahan indaah sekali, Jangan bayangkan bali, karena pantai ini serasa pantai pribadi. hanya kita wisatawan yang ada pada saat itu. kita menginap di penangkaran penyu. Tapi jangan berharap kamar yang nyaman. Kita hanya disediakan aula terbuka dimana kanan kirinya adalah hutan bakau. Nyamuknya ganas sekali, lotion anti nyamuk sekalipun tidak mempan. Akhirnya kita pindah dan tidur di musholla.
Sekitar pukul 21.00 kita ke pantai melihat penyu bertelur. Don't make a move! atau mereka akan kembali ke pantai. Tapi kalau mereka sudah selesai bertelur, kita boleh memegang bahkan menaikinya. Pengalaman yang ga akan gue lupakan, gue berhasil naik ke atas penyu! geli sekali rasanya dan ga bisa diungkapkan dengan kata-kata..
Paginya kita ikut melepaskan sekitar 1000 tukik, asik berarti gue ikut andil dalam pelestarian penyu! hahahaha. lalu kita berjalan kaki ke Ujung Genteng. Kita menyusuri pantai dan rasanya lelaaah sekali. Panas menyengat dan langkah yang berat karena berjalan diatas pasir. Tapi pemandangan yang didapat luar biasa indah. Pantai aquarium yang jernih dimana kita bisa melihat dasarnya. setelah sekitar 3 jam berjalan kita pun sampai ke Ujung Genteng.
Sebenarnya kita pengen beli ikan di tempat pelelangan, tapi sudah tutup karena sudah siang. Kita langsung menuju mesjid di Ujung Genteng untuk mandi dan istirahat. lengket sudah badan ini karena sudah lebih dari 24 jam tidak mandi. hihihihi. seusai mandi kita memutuskan untuk kembali ke Bandung.
Berangkat dari Ujung Genteng pukul 12.00, kita sampai di Bandung sekitar pukul 21.30. perut sudah meronta-ronta kelaparan. Ternyata perjalanan backpacking kali ini membutuhkan dana yang lebih sedikit dari estimasi. karena tidak mengeluarkan uang untuk penginapan. Begitu banyak pengalaman yang gue dapatkan pada perjalanan ini, pokoknya the best trip that i've ever had lah!
SUPERGEAR is coming soon..!! akan ada banyak sekali adventure gear yang bisa didapat dengan menukarkan poin..
Komentari artikel ini dan kumpulkan poin di account kamu (max 10 poin per hari untuk point komentar). Selebihnya komentar mu tidak mendapatkan poin. Poin yang terkumpul dapat ditukarkan dengan berbagai perlengka[an adventure menarik di SUPERGEAR
Belum terdaftar sebagai member www.djarumsuper.com? segeralah mendaftar di sini dan segera kumpulkan poin!!
-
29.12.11 17:57
-
29.12.11 16:32
-
29.12.11 14:06
-
29.12.11 09:29
-
28.12.11 11:01


