Empat jam yang sangat berharga!!

19/02/2010

Oleh: Fisca for Putry Dikky

Untuk yang belum sempat nonton pementasan Sie Jin Kwie, ayo segera datang ke Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki. Saya bukan penggemar teater, tapi melihat previewnya di website djarum-super, melihat iklan-iklan nya, tertarik juga untuk menyaksikan pementasan teater koma itu.

Saya berhasil mengajak 8 orang lain nya untuk ikut, dan saya sangat terkejut dengan pertunjukan yang disutradarai oleh Nano Riantiarno yang sekaligus juga memainkan peran dalam lakon ini. Benar seperti yang saya baca previewnya, saya sukses tersihir oleh semua element yang ada dalam pertunjukan. Property, dekorasi, kostum, koreografi, music dan tentu saja jalan cerita nya.

Teater berdurasi empat jam ini dibuka dengan pengantar dari dalang yang menjadi mediasi penonton untuk mengetahui detail cerita Sie Jin Kwie dari awal. Cerita dimulai dari balairung istana Kaisar Taizong pada Dinasti Tang.Raja Lisibin,berkeluh kesah tentang mimpi-mimpinya kala diselamatkan dari kematian oleh seorang pahlawan berpakaian putih dan menyandang tombak cagak. Pahlawan yang bernama Sie Jin Kwie ini menyelamatkan dirinya dari ancaman pembunuhan oleh Jenderal Kaesobun, panglima perang raja Kolekok yang mengudeta tahta raja. Awal mimpi Lisibin inilah yang kemudian menjadikan raja Lisibin meminta seluruh negeri untuk mencari Sie Jin Kwie.Pasalnya,dalam mimpi tersebut, Sie Jin Kwie merupakan satu-satunya penyelamat dirinya dari kematian.

Cerita pun semakin menarik saat mimpi Lisibin menjadi kenyataan. Utusan raja Kolekok yang dikudeta Jenderal Kaesobun menyatakan perang terhadap Raja Lisibin. Raja Lisibin yang terkenal kuat pun meladeni tantangan Kaesobun dengan menyiapkan pasukan perang yang dahsyat. Sayangnya, justru intrik di dalam istana membuat Kaisar Lisibin dipenuhi kemelut, Litocong, salah satu kerabat Raja Lisibin yang sebelumnya hendak dijadikan panglima perang, justru melakukan intrik untuk menggerogoti kekuasaan raja.

Bersama dengan menantunya Thiosukwie yang menjabat sebagai komandan perang, mereka membuat menggelar rapat untuk menjatuhkan takhta raja. Saat mendapat mandat untuk memimpin pasukan, Thiosukwie mendapat mandat untuk membuka pendaftaran guna merekrut tentara. Tak ketinggalan Sie Jin Kwie pun ikut ambil bagian.

Sayangnya, Thiosukwie yang mengetahui cerita Sie Jin Kwie dari mimpi Raja Lisibin, justru membuat ulah, atas hasutan Thiosukwie, Sie Jin Kwie justru sedang dicari raja untuk dibunuh. Hingga akhirnya Sie Jin Kwie pun harus puas menjadi juru masak untuk menyembunyikan Sie Jin Kwie dari murka Raja Lisibin. Namun, justru di sinilah Sie Jin Kwie yang terkenal memiliki kekuatan dan jago silat mendapat kesempatan untuk menjadi pimpinan tentara.

Sie Jin Kwie pun membuat pasukan bernama Pasukan Dapur Tang (PD-Tang), ironisnya pasukan inilah yang kelak menyelamatkan raja dari kehancuran hingga Sie Jin Kwie diangkat sebagai panglima perang Raja Lisibin.

Pertunjukan ini tidak hanya teater tapi dikombinasikan dengan Wayang Tavip,Wayang Golek Menak,beberapa bagian dengan kesenian kuda lumping. Terlihat sekali kepiawaian N Riantiarno dalam penyutradaraan teater. Semua adegan memang mempunyai daya tarik tersendiri, dan sangat menghibur.. dialog, gerakan dan property yang digunakan pun bisa membuat saya tertawa.

Empat jam malam itu sangat berharga untuk saya, dua orang teman saya yang pergi dengan sedikit terpaksa pun bilang terimaksih karena udah “dipaksa” untuk nonton pementasan itu.


Komentari artikel ini dan kumpulkan poin di account elo (max 10 poin per hari untuk point komentar).Selebihnya komentar elo tidak mendapatkan poin. Poin yang terkumpul dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik di Collections Super Soccer. Belum terdaftar sebagai member www.supersoccer.co.id? segeralah mendaftar di sini dan segera kumpulkan poin supaya bisa cepat belanja.