Teater Gandrik Pentaskan Panti Idola

18/05/2010

Oleh: Fisca Galih


Di pementasan yang akan digelar pada 20 – 22 Mei (Jakarta) dan 4 – 5 Juni (Jogja), Teater Gandrik akan menyuguhkan tema pemberantasan korupsi bertajuk Pan-Dol.

Pan-Dol yang merupakan singkatan dari Panti Idola bukanlah naskah pertama yang mengangkat tema korupsi. Di tahun 1989, Teater Gandrik pernah mementaskan lakon Upeti yang berseting kantor Pendapatan Daerah. Lakon Pan-Dol dan Upeti ditulis oleh Heru Kesawa Murti, anggota Teater Gandrik generasi pertama.

Naskah Pan-Dol sendiri sebetulnya sudah diselesaikan Heru sejak lama, cerita didalamnya diilhami oleh percakapan dalam yang terjadi dengan seorang aktivis ICW, Teten Masduki. Mengapa lakon Pan-Dol baru dipentaskan sekarang? “memang begitu tradisi yang berlaku di Teater Gandrik, naskah dari penulis akan dibahas lebih dulu di forum Bedah Naskah. Naskah bisa berubah-ubah, Baru dipertengahan April  naskah Pan-Dol disepakati” terang Butet.

Pan-Dol akan melibatkan puluhan pemain yang berasal dari tiga generasi Teater Gandrik. Generasi pertama diwakili oleh Susilo Nugroho, Butet Kartaredjasa, Heru Kesawa Murti dan Jujuk Prabowo. Generasi kedua akan diwakili oleh Whani Darmawan. Sementara generasi ketiganya, antara lain Kusen Alipah Hadi dan Broto Wijayanto. Sedangkan untuk penataan musik diserahkan kepada Djaduk Ferianto.

Pentas Pan-Dol dibuka dengan tarian Jawa-timuran dan disusul dengan Kidungan, seperti pentas kesenian Ludruk. Ini pun kali pertama bagi teater Gandrik membuat pementasan yang diwarnai dengan seni Ludruk “Memang harus selalu bereksperimen, mencoba berbagai seni daerah untuk diterapkan di pementasan,” terang Butet.

Cerita Pan-Dol mengambil seting kota Bulus dimulai saat Bupati Kota Bulus yang akan diperankan oleh Butet, membangun sebuah Panti Perawatan Mental Korban Korupsi. Panti ini dikenal dengan sebutan Panti Idola atau Pan-Dol.

Saksikan langsung lakon Pan-Dol di Theater Salihara mulai kamis 20 Mei 2010.

SUPERGEAR is coming soon..!! akan ada banyak sekali adventure gear yang bisa didapat dengan menukarkan poin..

Komentari artikel ini dan kumpulkan poin di account kamu (max 10 poin per hari untuk point komentar). Selebihnya komentar mu tidak mendapatkan poin. Poin yang terkumpul dapat ditukarkan dengan berbagai perlengka[an adventure menarik di SUPERGEAR

Belum terdaftar sebagai member www.djarumsuper.com? segeralah mendaftar di sini dan segera kumpulkan poin!!